Begini Cara Naik Kereta Api Komuter (a.k.a KRL) di Jakarta!

tumblr_onytzxKliV1rkfwdio1_1280

Sebagai kota terbesar di Indonesia, Jakarta memiliki jaringan kereta api dalam kota yang terpanjang di Indonesia. Kereta api dalam kota di Jakarta lebih dikenal sebagai Kereta Rel Listrik (KRL). Jaringan KRL tidak hanya terdapat di Jakarta namun juga sampai ke kota – kota satelit dari Jakarta, seperti Depok, Bogor, Tangerang, Tangerang Selatan, Bekasi, dan bahkan Rangkas Bitung

Untuk mengetahui di stasiun mana saja KRL beroperasi, bisa dilihat di peta jaringan KRL ini. Kalau menggunakan Google Map, bisa juga melihat peta elektronik ini untuk menentukan posisi stasiun KRL terdekat.

Dari semua stasiun tersebut, jangan pernah mencoba naik KRL di stasiun Gambir. Karena KRL tidak berhenti di stasiun Gambir.

Tentang Tiket KRL

Untuk menggunakan kereta api berjenis kelamin KRL ini, kamu bisa beli tiket sekali jalan yang lebih terkenal dengan nama Tiket Harian Berjaminan (THB) dengan uang jaminan Rp. 10.000 yang  bisa diambil kembali kalau kamu balikin THBnya. Alternatif lain, coba pakai tiket terusan yang lebih terkenal dengan nama Kartu Multi Trip (KMT). Harganya cuma Rp. 50.000 dengan saldo Rp. 30.000.

Kedua jenis kartu ini bisa dibeli di loket stasiun – stasiun KRL. Atau bisa juga beli melalui vending machine. Untuk KMT bisa isi ulang di loket dan vending machine.

Tapi kalau kamu punya kartu bank sejenis flazz, e money, tap cash, brizzi bisa juga dipakai, asal jangan lupa di aktivasi terlebih dahulu di stasiun. Untuk tempat aktivasinya silahkan tanya ke petugas stasiun.

Atau bisa juga lihat langkah mudah untuk beli tiketnya disini.

Tentang Biaya Naik KRL

Biaya naik KRL cukup murah. Untuk 25 km hanya Rp. 3000 dan untuk setiap 10 km tambahannya hanya menambah Rp. 1000/10 km. Nggak usah pusing dengan kalkulasi biayanya. Kalau kamu pakai THB cukup sebutkan stasiun tujuan kamu dan nanti petugas loket atau tekan stasiun tujuan di vending machine.  Kalau pakai KMT, asal saldo kamu tidak kurang dari Rp. 13.000 kamu bisa langsung menggunakan KRL.

tumblr_onlu8rTy021rkfwdio1_1280

Masuk ke Stasiun

Karena sudah pakai tiket berjenis cashless, maka untuk masuk ke stasiun kamu harus melewati pintu elektronik. Silahkan tap tiketnya ke mesin pembacanya di pintu elektronik. Yang jangan dilupakan kalau tap in gunakan tangan kiri dan kalau sudah sampai silahkan tap out menggunakan tangan kanan.

Ini terjadi karena pintu elektroniknya menggunakan model tripod. Sehingga kalau masuk, posisi mesin pembaca kartu ada di sebelah kiri. Sementara kalau keluar, posisi mesin pembaca kartu ada di sebelah kanan.

Di dalam stasiun

Perhatikan informasi peron buat paham dimana kamu harus menunggu untuk naik KRL. Kalau kamu bingung bisa tanya ke petugas stasiun. Atau perhatikan pengumuman dan papan digital di stasiun.

Di dalam kereta

Di dalam kereta kamu nggak akan pusing karena ada pengumuman yang disampaikan oleh petugas di setiap stasun dimana kereta akan berhenti untuk mengangkut penumpang.

tumblr_om5x4v6VxS1rkfwdio1_250

Memahami Peta Rute KRL

Peta jaringan KRL di Jakarta terbagi menjadi 6 line atau 6 jalur.

Pertama Jalur Hijau yang rutenya adalah Rangkas Bitung/Maja/Parungpanjang/Serpong sampai ke Tanah Abang pp

Kedua Jalur Coklat yang rutenya adalah Tangerang – Duri pp

Ketiga adalah Jalur Kuning yang rutenya ada dua yaitu Bogor/Depok – Manggarai – Tanah Abang – Duri – Kampung Bandan – Jatinegara pp kemudian ada rute Nambo – Citayam – Manggarai – Tanah Abang – Duri – Kampung Bandan – Jatinegara pp

Keempat adalah Jalur Merah yang rutenya Bogor/Depok – Manggarai – Jakarta Kota

Kelima adalah Jalur Biru yang rutenya adalah Bekasi – Manggarai – Jakarta Kota. Tapi ada juga kereta di jalur ini yang rutenya Bekasi – Jatinegara – Pasar Senen – Kampung Bandan – Jakarta Kota

Keenam adalah Jalur Pink yang rutenya adalah Jakarta Kota – Kampung Bandan – Ancol – Tanjung Priok pp

Nah dari semua jalur tersebut ada beberapa stasiun Transit yang penting diingat yaitu Manggarai yang saat ini adalah stasiun transit terbesar, Tanah Abang, Duri, Kampung Bandan, Jatinegara, dan Jakarta Kota

Jadi misalnya begini, kalau dari Tangerang mau ke Bogor maka cukup transit di Duri dan kemudian naik KRL ke arah Bogor. Kalau dari Tangerang mau ke Bekasi maka rutenya bisa transit di Duri kemudian naik KRL ke arah Jatinegara. Transit di Jatinegara lalu naik KRL ke arah Bekasi. Atau bisa juga transit di Duri, lalu naik KRL ke arah Depok/Bogor/Nambo transit di Manggarai dan naik KRL ke arah Bekasi

Dan dari berbagai stasiun tersebut ada 6 Stasiun yang cakep buat selfie.

Dan kalau kamu mau berwisata naik Commuter Line ada baiknya menyimak beberapa hal yang patut kamu ketahui. Ada 11 hal penting yang perlu kamu tahu jika mau naik KRL berkeliling Jakarta dan sekitarnya.

Leave a Reply