Cara Menghindari Suplisi di @CommuterLine

Catatan: Tulisan ini disebabkan oleh adanya peraturan yang multi tafsir soal suplisi. Silahkan baca artikelnya disini.

Selain itu penting juga menyimak penjelasan resmi mengenai ketentuan suplisi disini

Terus terang, saya baru tahu kalau ketentuan suplisi 50 ribu itu dikenakan kalau punya saldo KMT dibawah 7 ribu pada saat tap out. Saya nggak paham kenapa aturan ini ada, karena toh sebenarnya saldonya nggak minus.

Tapi berkat kekacauan yang baru saya ketahui soal ketentuan ajaib itu, saya jadi tahu tips menghindari suplisi 50 ribu itu. Tapi tips ini baru berlaku kalau kamu punya dua KMT, tapi yang satunya lagi kudu pakai uang elektronik yang dikeluarkan bank seperti e money, flazz, brizzi, atau tap cash.

Jadi ceritanya dimulai pada saat saya mau ke Bogor. Waktu mau pergi ke Bogor, saat itu saldo di KMT saya masih ada sekitar 11 ribu. Dan karena mikirnya nggak akan kena suplisi saya berangkat saja ke Bogor, maklum aja saldo KMT saya masih diatas 7 ribu pada saat tap in. Di tengah tengah perjalanan antara Manggarai – Bogor, mata saya tertumbuk pada aturan yang terpampang di atas pintu kereta.

“Suplisi 50 ribu jika saldo kurang dari 7 ribu pada saat tap out”

Saya sempat kaget, karena pas dihitung saldo saya pas di tap out akan tinggal lima ribu rupiah. Artinya akan kena suplisi 50 ribu. Saya berpikir keras gimana caranya menghindari suplisi yang nggak adil ini. Untunglah saya punya e money yang saldonya cukup kalaupun dikenakan denda 7 ribu karena nggak tap out.

DI stasiun bogor akhirnya saya tap out menggunakan e money dan sementara KMT yang saya pakai buat tap in saya simpen.

commuterline-station-IMG-20150107-WA037Pas balik dari Bogor, saya pakai lagi e money untuk perjalanan pulang ke rumah. Saya sengaja turun di satu stasiun sebelum stasiun tujuan yang dekat ke rumah.

Dari sini saya lalu beli THB (2 ribu plus jaminan 5 ribu, total 7 ribu) untuk pergi ke stasiun tujuan yang dekat ke rumah.

THB-IMG-20150112-00017Lalu saya tap in pakai THB ini dan tap out pakai KMT yang sisa 11 ribu tadi. Kepotong deh saldonya 2 ribu. Saya langsung isi ulang lagi di loket pakai KMT yang biasanya saya pakai.

Nah total yang harus saya bayar jadinya cuma 14 ribu (denda 7 ribu di bogor plus beli THB 7 ribu). Lebih murahkan daripada harus bayar 50 ribu hehehehe.

Jangan ditiru ya, kecuali kalau kepepet

18 thoughts on “Cara Menghindari Suplisi di @CommuterLine

  1. “Untunglah saya punya e money yang saldonya cukup kalaupun dikenakan denda 7 ribu karena nggak tap out.” <== ini maksudnya tap in ya Mas?

    1. “Suplisi 50 ribu jika saldo kurang dari 7 ribu pada saat tap out” <== ini ada dimana lihatnya ? Karena setahu saya sih suplisi 50rb itu kalo tidak bisa nunjukin tiket. Dianggap naik CL tanpa tiket.

      Sedang punya tiket dengan saldo kurang itu artinya naik CL dengan tiket. Beda khan ?

  2. Info saja,kmt anda sebenarnya bisa out tanpa di kenakan denda, karena saldo masih 11 ribu, dimana asumsi tarif terjauh sekalipun hanya 7000, dan pemotongan tarif itu di akhir perjalanan atau gate out, bukan di gate in, justru anda yg rugi besar kmt kena pinalty 7000, kartu bank anda kena 7000, plus beli thb lagi 7000, (keluar uang 21.000) yg seharunya perjalanan anda normal,, tidak lebih dari 7000, saran sy jangan berspekulasi, di tanyakan dl saja peraturannya kepada petugas, sebelum anda gate out..

  3. Tambahan lagi agar pnp lain tidak salah tafsir :
    1. Pinalty terjadi pada kartu thb jika dia kurang relasi atau keluar lebih dari stasiun seharusnya, sehingga uang jaminan/refund rp 5000 hilang.
    2. Pinalty pada kartu kmt terjadi jika proses in atau out salah satunya tidak ada, dikenakan tarif terjauh 7000.
    3. Suplisi 50.000 pada kartu thb terjadi jika penumpang menggunakan tiket yg bukan pembelian hari ini (thb expired)
    4. Suplisi 50.000 pada kmt terjadi jika saldo anda kurang dari 7000 saat gate out(bukan gate in) dan dipastikan saat mencoba gate in, anda pasti tidak akan bisa masuk jika saldo dibawah 7000,

    bukti bahwa anda sebenarnya bisa out normal adalah saat gate in anda tidak di tolak oleh sistem krn saldo yg masih di atas 7000 yaitu 11000 sehingga gate in sistem memperbolehkan anda masuk dengan asumsi bahwa tarif terjauh itu adalah hanya 7000 saja, baru saat gate out 11000 tersebut di potong tarif aslj anda.

    Mdh2an rekan jakbytrain lebih cermat lagi, tks.

    Mhn maaf kalau ada bahasa yg salah, sekedar meluruskan saja.

    1. @Kunclung

      Silahkan lihat pernyataan no 4

      “Suplisi 50.000 pada kmt terjadi jika saldo anda kurang dari 7000 saat gate out”

      Persis aturan itulah yang tertulis tanpa ada (tap in). Penafsirannya jadi jelaskan? 😀

  4. Ini aturan sebenarnya didasarkan atas ketidakmampuan dan kecurigaan.

    Ketidakmampuan MEMASTIKAN hanya mereka yang punya tiket yang bisa masuk ke peron stasiun dan naik CL. Jika bisa memastikan yang masuk ke peron dan naik CL itu hanya mereka yang punya tiket yang sah, aturan ini tidak perlu ada.

    Soal kecurigaan, ini memang karena tidak mampu terus mencurigai ada orang-orang yang memanfaatkan ketidakmampuan PT. KCJ. Karena masuk peron tidak bener-bener bisa steril, maka DICURIGAI ada yang punya tiket thb yang kedaluarsa, atau kmt yang saldonya kurang 7rb memanfaatkan itu. Diancamlah mereka yang dicurigai memanfaatkan itu dengan suplisi yang tinggi.

    Sialnya, penumpang yang tidak memperhatikan ketentuan itu, padahal patuh hanya saldo yang kurang, bisa terkena suplisi yang 50rb itu.

    wuuuuih panjang ya.

  5. Dalam kasus ini punya saldo kmt 11rb pas gate out gak masalah kok, Setelah gate out isi ulang aja.

  6. Dulu sih pernah Saldo KMT tinggal 7000, pas tap-in bisa, pas tap-out juga bisa, pas itu tarifnya kepotong 5000, jadi di KMT tinggal 2000.

    Intinya sih dulu kalau Saldo masih 7000 masih bisa tap-in dan bisa tap-out, tapi kalau sekarang minimal bisa tap-in jadi 11.000 semenjak perubahan tarif pake jarak KM.

  7. yang beresiko kena aturan ini kalau misalnya masuk stasiun pakai Flazz, saldo 20000,
    kemudian… tap in di stasiun
    di stasiun ada penjual makanan/minuman yang terima pakai Flazz, beli minum 10000
    sisa saldo 10000,
    pas tap out saldo tinggal 10000, nah ini mungkin yang bisa kena suplisi….
    soalnya kalau saldo e money / flazz pas tap in / masuk stasiun di bawah 11000 pasti ga diterima, dan ada notifikasi suruh isi ulang

  8. ukut tanya. ni lg dikereta, kemarin saya tapein di tanahabang tdk bisa karena flazz saya saldo 10rb, akhirnya saya beli tiket biasa akhirnya turun di sudimara. lalu saya isi saldo flazz saya 50rb. pagi ini saya ydk bsa tapein pake flazz infonya saya ke Suplisi dan harus di denda 50rb. ini kenapa ya? apa karena saw tdk tapeout flazz saya kemarin? bingung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *