Ini 9 Cara Nyaman Naik @CommuterLine Pada Saat Rush Hour

Kamu pasti tidak tahu, kalau jumlah penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) CommuterLine yang beroperasi di Jabodetabek telah mencapai lebih dari 900 ribu orang/hari. Angka ini kedepan akan terus bertambah seiring dengan pembukaan stasiun – stasiun baru termasuk pembukaan jalur baru seperti ke Rangkas Bitung, Cikarang, dan Bandara. Bahkan ada rencana untuk membuat jalur baru antara Parungpanjang ke Citayam.

woman-918458_640

Di Jabodetabek, KRL sudah melayani warga sejak 2 September 1976. Menggunakan KRL untuk bepergian ke berbagai tempat di Jakarta memang menjadi pilihan saya termasuk juga kamu dan juga sebagian warga di Jabodetabek. Selain cukup murah, moda ini juga relative anti macet kecuali pada saat terkena gangguan/antrian di sinyal masuk Stasiun Manggarai hehehehe

Meski sudah banyak perubahan, akan tetapi banyak orang, mungkin juga kamu, yang berkata kalau menggunakan KRL masih jauh dari kata nyaman dan menyenangkan. Tapi tahukan kamu kalau soal nyaman dan menyenangkan itu sangat tergantung pada waktu dan tempat saja. Kejadian nyaman dan menyenangkan bisa diperoleh koq kalau kamu naik KRL bukan pada saat rush hour utamanya pada pagi dan sore hari.

Tapi jangan kuatir, meski kamu naik KRL pada saat rush hour, kamu masih bisa membuat perjalanan kamu naik KRL menjadi menyenangkan koq. Asal kamu tahu tips dan triknya maka semua menjadi menyenangkan tanpa harus baperan gara – gara naik KRL

  1. Ingat Jadwal dan Stasiun

Kalau kamu punya jadwal KRL dan mengingatnya dengan baik, kamu bisa terhindar dari kebaperan yang sering hadir tanpa diundang. Kalau kamu males mengingatnya, tersedia aplikasi resmi dan nggak resmi yang menghadirkan jadwal KRL dalam sekejap ke tangan kamu.

Selalu dengarkan petunjuk di dalam Kereta yang umumnya mengumumkan mengumumkan nama stasiun di mana kereta akan berhenti. Dengarkan aja baik – baik, supaya kamu nggak salah turun atau justru kelewatan.

Supaya lebih nyaman, ada baiknya kamu mempelajari peta rute KRL

beauty-863439_640

  1. Beli Tiket Multi Trip

Kalau kamu punya kartu multi trip akan bisa menghemat waktu kamu. Kamu nggak perlu antri untuk top up Single Trip atau ngembaliin uang jaminan. Selain hemat waktu, kamu juga bisa gaya dengan menggunakan KMT dengan desain khusus yang bikin kamu beda. KMT desain khusus ini cuma dikeluarkan oleh operator KRL .

Beberapa kartu uang elektronik milik bank – bank pemerintah juga bisa digunakan sebagai alat pembayaran tiket KRL. Yang perlu diingat saldo di KMT ataupun uang elektronik kamu nggak boleh kurang dari Saldo Minimum.

fashion-1107720_640

  1. Cukup Bawa Satu Tas

Kalau kamu mauk naik KRL, kamu jangan pernah rempong sama barang bawaan termasuk tas. Bagusnya kamu cukup banyak 1 tas kalau naik KRL. Boleh sih bawa tas lebih dari 1, tapi selain tas – tas kamu bikin kamu jadi rempong sendiri, tas kamu juga bikin orang lain di sekeliling kamu jadi terganggu. Nah, kalau kamu nggak kebagian tempat duduk, mendingan tas kamu itu taruh di tempat tas di atas tempat duduk.

hair-863698_640

  1. Kudu Wangi

Wangi adalah hukum yang wajib kamu lakukan kalau mau naik KRL. Masak iya baru bangun tidur langsung ngacir ke stasiun. Selain kamu nggak akan nyaman, orang – orang di sekeliling kamu juga akan mencium bau – bau anyir bin bikin jijik yang bisa bikin orang satu kereta muntah.

portrait-865007_640

  1. Jangan Berdiri di Pintu Kereta

Mau cepet turun sih boleh aja, tapi harus ingat, kalau kamu berdiri di depan pintu, kamu punya resiko kedorong – dorong orang yang mau naik ataupun turun. Nggak enak bangetkan, jadi mending berdiri diantara koridor tempat duduk. Selain aman, nggak akan juga mengganggu penumpang lainnya.

female-832266_640

  1. Jangan Duduk/Tiduran di Lantai Kereta

Kamu lelah? Kalau lelah mending turun sejenak di stasiun terdekat. Nggak perlu juga duduk atau malah tiduran di lantai kereta. Kalau kamu duduk di lantai, yang ada tempat orang lain buat berdiri jadi berkurang. Ingat kita naik transportasi umum, bukan kendaraan pribadi.

girl-925977_640

  1. Pakai High Heels Bukan Pilihan

Menggunakan high heels bisa membuat kamu merasa tampil lebih pede. Tapi masalahnya naik KRL bukan soal pede yang perlu dihitung, tapi juga soal kenyamanan kamu dan orang lain. Ada kalanya kamu kudu lari – lari kecil atau berdiri cukup lama yang jelas tidak cocok kalau pakai high heels. Apalagi kalau kereta dalam kondisi pepes, besar kemungkinan kamu bisa menginjak kaki orang lain.

girls-555650_640

  1. Jangan Nyampah di Dalam Kereta

Ini penyakit buat sebagian orang yang nggak peduli menjaga “barang” milik bersama. Diinget aja yang make KRL bukan cuma kamu, tapi juga saya dan mungkin juga TTM-an kamu. Selain nggak bersih, juga menjadikan kamu terlihat sebagai orang yang nggak berpendidikan karena nyampah sembarangan. Bagusnya sampahnya kamu simpen di dalam tas dan dibuang pada saat kamu turun dari Kereta.

pool-544383_640

  1. Kasih Duduk Buat Yang Lebih Membutuhkan

Duduk emang menyenangkan, mau kereta telat sepanjang duduk biasanya saya, kamu, dan kita nggak akan rewel. Tapi kalau kamu lihat orang lebih butuh buat duduk, misalnya lansia, ibu hamil, disabilitas, atau orang dengan balita, mending kamu kasih tempat duduk ke mereka. Selain menunjukkan kalau kita peduli, kepekaan sosial kamu juga akan lebih terasah. Tapi kalau kamu cewek dan kebetulan lihat orang – orang lebih butuh duduk, jangan juga nyuruh yang laki buat berdiri. Katanya emansipasi? Hehehehehe

woman-506120_640

Nah, mudah2an 9 tips ini berguna buat kamu yang merencanakan perjalanan dengan moda KRL. Tetap hati – hati dan waspada terhadap situasi sekitar kamu ya

 

2 thoughts on “Ini 9 Cara Nyaman Naik @CommuterLine Pada Saat Rush Hour

  1. Demi apapun, artikel ini bagus tapi gambarnya gak nyambung banget. Bahas tentang naik commuter line tapi gambarnya cewek seksi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *