Keanehan Larangan Mengambil Foto di Stasiun @CommuterLine

Pada waktu membuat situs ini, saya baru tahu ada larangan mengambil foto di stasiun dan KRL. Waktu itu, untuk keperluan kelengkapan situs in, saya mengambil gambar – gambar stasiun dengan menggunakan kamera SLR dan alhasil saya dikejar – kejar petugas PKD yang melarang saya mengambil gambar dengan kamera SLR. Mereka meminta saya untuk meminta ijin terlebih dahulu, saya cuma nyengir sambil jawab aturannya dimana bisa saya lihat? Lalu kalau wartawan media kenapa boleh tanpa perlu ijin?

Terus terang saya terganggu dengan larangan yang nggak jelas itu. Kalau untuk kegiatan komersial saya bisa paham kenapa harus menggunakan ijin karena pasti mengganggu aktivitas orang di stasiun ataupun di KRL. Tapi kalau untuk dokumentasi pribadi kenapa jadi tidak boleh?

larangan mengambil foto

Intinya, mengambil gambar di Stasiun dan KRL cuma boleh kalau menggunakan handphone, diluar itu konon kabarnya disarankan untuk meminta ijin dari para pejabat Stasiun. Terlepas gampang atau tidaknya ketemu pejabat stasiun dan terlepas dari cepat atau lamanya proses ijin itu, tapi apakah mereka tahu kalau ada telephone yang lebih mirip dengan “kamera dengan fungsi telephone” seperti ini?

Mari kita ambil positifnya saja. Para maniak fotografi, khususnya fotografi kereta dan stasiun tentu akan berbagi foto di internet mengenai KRL. Cobalah sesekali lihat google untuk lihat gambar – gambar mengenai KRL. Coba saja cari di google images dengan kata kunci Jakarta Train, KRL Jakarta, atau KRL. Apa semua sudah menggambarkan situasi KRL di Jakarta dengan baik?

Beberapa railfans, konon kabarnya memang mengambil gambar dengan cara ekstrim yang justru membahayakan diri mereka sendiri. Kalau memang seperti itu ya cukup yang model begitu saja yang dilarang, sementara yang normal – normal ya biarkan saja. Lagipula membiarkan orang berbagi gambar justru akan meningkatkan citra perusahaan tanpa harus mengeluarkan modal besar

Itu menurut saya loh, entah menurut kamu

7 thoughts on “Keanehan Larangan Mengambil Foto di Stasiun @CommuterLine

  1. wah saya baru tahu ada larangan ini. 2 minggu yang lalu saya baru saja iseng2 foto stasiun. Pertama ketika di Manggarai saya khawatir juga takut ada yang larang, jadinya saya cuma moto pk kamera hp. trus tiba2 ngeliat ada org yg moto pk dsl, jd sy pikir kyknya gpp n jdnya semangt ngeluarin dsl. Kebetulan ga ada yg larang. Trus pas di Gondangdia make dsl ga ada yg larang, cuma aneh aja krn berasa ada yg ngeliatin. tiba2 ada pkd yg nanyain lagi ngapain, dg santainya saya jawab cuma moto2 aja. si Pkdnya malah tersenyum n pergi. Trus lama2 ada petugas lagi yg ngedekatin, krn takut sy coba ngehindar eh ternyata si mas2 nyamperin n bilang dy jg peminat fotographi. phew!!

  2. wah wah wah, hari ini (21/05/2016) saya baru mengalami hal serupa…. Saya foto sekedar hobi menikmati kemegahan setasiun baru Palmerah. Lagi asik jeprat jepret pake DSLR dihampiri petugas PKD kurus yang sok galak. Karena males berdebat, saya delete 5 foto yang berhasil di jepret… Kaga ada larangan foto tapi harus ada izin foto, saya pikir ini pasti UUD (Ujung Ujungnya Duit). Ini sudah abad 21 bapak ibu…. kamera ada dimana mana di setiap gadget, HP, tablet, jam tangan, dll…. Apa bedanya kamera DSLR sama kamera kecil? Kalau memang dilarang pasang larangannya dong…..

  3. Tanggal (4 Juli 2016) saya mengalami hal serupa walau menggunakan camera prosumer canon. Saya foto juga sekedar Hooby mengabadikan tempat yang saya rasa butuh saya abadikan menjadi koleksi pribadi saya. Lagi asik jeprat jepret pake PROSUMER dihampiri petugas PKD yang kurang bersahabat. Jika memang ada larangannya mohon di publikasikan ke masyarakat dan alasannya mengapa?
    Saya pribadi merasa aneh dengan larangan ini. Mohon di tinjau ulang tentang peraturan ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *