Ini Dia Gambaran Pengembangan @CommuterLine hingga 2019


Pembangunan Kereta SHIA untuk mendukung layanan transportasi antara Jakarta dan SHIA sangat diperlukan. Diperkirakan pada 2013 penumpang pesawat di SHIA akan mencapai 60.700.000 dan pada 2020 akan mencapai 83.700.000. Dengan pertumbuhan yang sangat tinggi ini, maka PT KAI berencana mengoperasikan 126 perjalanan Commuter Line/hari dengan jarak tempuh perjalanan dari Manggarai ke SHIA sepanjang 38,3 km yang memerlukan 54 menit waktu tempuh dengan headway antar KRL adalah 15 menit.

KRL-berhenti

Kapasitas tempat duduk yang tersedia untuk pengembangan Commuter Line ke SHIA adalah sebesar 30.000 tempat duduk/hari. Untuk pengembangan Commuter Line ke SHIA dibutuhkan 10 KRL dengan kapasitas 60 gerbong yang membutuhkan anggaran 720 milyar rupiah. Direncanakan 4 set KRL akan mulai tersedia pada Agustus 2014 dan sisanya pada Oktober 2014.

Untuk pengembangan Commuter Line di Jabodetabek, PT KAI berharap kapasitas angkut pada 2013 mencapai 560.650 penumpang/hari dan akan terus berkembang hingga mencapai 1.140.880 penumpang/hari pada 2019. Pada 2012, kekuatan armada commuter line adalah sebanyak 584 unit gerbong dengan 328 unit gerbong yang siap untuk beroperasi. Untuk menambah kapasitas angkut, PT KAI berencana melakukan pembelian 180 unit gerbong pada 2013 dan akan menambah sebanyak 160 unit gerbong/tahun dari 2014 hingga ke 2019. Penambahan armada ini diperlukan untuk mencapai target peningkatan kapasitas penumpang hingga 1,2 juta penumpang/hari pada 2019.

jakarta-malam-hari

Untuk meningkatkan layanan, PT KAI sudah mengembangkan tiket elektronik. Untuk mendukung beroperasinya tiket elektronik dibutuhkan 336 pintu elektronik, 250 vending machine, dan 800 ribu tiket elektronik untuk 63 stasiun Commuter Line. Tiket elektronik sendiri akan berbentuk smart card untuk single trip dan multi trip. Bentuk pintu elektronik yang terpasang d 63 stasiun KRL berbentuk torn style. Vending machine selain menerima pembayaran tunai juga dilengkapi pembayaran melalui kartu debit. Smart Card juga akan terintegrasi dengan electronic pre paid card dari BNI, Bank Mandiri, BCA, BRI, dan Bank DKI.

Untuk mendukung peningkatan layanan tersebut, beberapa stasiun akan di renovasi meski beberapa bangunan stasiun asli akan tetap dipertahankan dikarenakan stasiun – stasiun tersebut masuk dalam kategori cagar budaya. Stasiun yang akan direnovasi namun dengan tetap mempertahankan bangunan asli adalah Stasiun Bogor, Stasiun Manggarai, Stasiun Cilebut, Stasiun Bojong Gede,Stasiun Citayam, dan stasiun Rawa Buntu. Sementara Stasiun Duri,Stasiun Cikini, Stasiun Gondangdia, Stasiun Sudimara, Stasiun Jurangmangu akan direnovasi kembali.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s