Jepang Sukses Menggusur Coen


Jan Pieterzoon Coen (1587 – 1629), pendiri kota Batavia, dikenal sebagai tokoh controversial yang bengis. Jauh sebelum ada istilah genosida, Coen sudah mempraktekkan genosida. Ia membinasakan penduduk Banda, karena penduduk Banda melawan monopoli VOC untuk menjual pala dengan harga murah. Tak hanya itu, ia bahkan tak segan untuk menyiksa anak asuhnya, Sarah, yang berselingkuh dengan pengawalnya. Pacar gelap Sarah akhirnya dijatuhi hukuman mati.

Pendiri kota Batavia itu di Hoorn, sebuah kota pelabuhan cantik di Belanda Utara. Salah satu monumen penting di Hoorn adalah patung Coen yang berdiri megah di alun-alun pusat kota.

Patung Coen tidak hanya ada di kota kelahirannya, namun sempat juga menghuni Batavia. Pada 1869, tepat 250 kelahiran kota Batavia, Pemerintah Hindia Belanda membangun patungnya di depan Gedung Putih. Pendirian patung Coen yang dilakukan pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal Pieter Mijer (1866-1872) adalah untuk mengenang jasa Coen dalam mendirikan Kota Batavia.

Patung Coen didirikan tepat di lokasi yang saat ini menjadi tiang bendera di Kementerian Keuangan. Patung ini digusur oleh Pemerintah Pendudukan Jepang pada 7 Maret 1943 untuk menghapus bekas-bekas kolonial Belanda.

Keterangan Gambar di ambil dari sini dan sini

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s