Benarkah 22 Juni itu Hari Lahir Jakarta?


Setiap tahunnya persis di Juni, Jakarta mempersolek diri. Sebab pada bulan tersebut Jakarta memperingati Hari Ulang Tahunnya yang jatuh tepat pada 22 Juni. Konon, pada 22 Juni inilah Fatahillah membangun Jayakarta dengan cara menduduki Pelabuhan Sunda Kalapa dari tangan Kerajaan Sunda.

Namun, siapa yang pernah menyangka bahwa setelah Belanda pergi dari Indonesia, Jakarta tidak pernah memiliki tradisi memperingati Ulang Tahun sampai dengan 22 Juni 1956 atau sekitar 11 tahun Jakarta sempat galau tidak punya hari lahir yang akan diperingati setiap tahunnya.

Adalah Walikota Soediro yang sempat galau dengan hal ini. Karena yang diketahui secara pasti adalah hari kelahiran Kota Batavia yaitu pada 20 Mei 1619. Persis di tanggal ini, Belanda menyerang Jayakarta dengan menghancurkan Keraton dan juga rumah – rumah penduduk di Jayakarta. Namun, ternyata Pemerintah kota Batavia baru dibentuk pada 4 Maret 1621.

Tak heran sih kalau Walikota Soediro galau. Karena itu sang Walikota lalu meminta sejumlah ahli sejarah seperti Mr Mohamad Yamin dan Mr Dr Sukanto, serta wartawan senior Sudarjo Tjokrosiswoyo untuk melakukan penelitian tentang kapan Jakarta didirikan. Namun, meski meminta pada ahli sejarah, sang Walikota sudah punya keyakinan mengenai tahun penaklukan Sunda Kalapa yang menurutnya terjadi pada 1527.

Sayangnya, permintaan itu ternyata hanya dipenuhi oleh Mr Dr Sukanto. Dalam naskahnya yang berjudul Dari Jayakarta ke Jakarta, ia berkesimpulan 22 Juni 1527 adalah hari yang paling dekat pada kenyataan dibangunnya kota Jayakarta oleh Fatahillah. Pendapat ini lalu disahkan melalui sidang istimewa DPRD Jakarta yang diadakan pada 22 Juni 1956 dan akhirnya sejak saat itu Jakarta akhirnya punya Hari Ulang Tahun.

Tapi apakah pendapat itu sahih? Beberapa orang meragukannya. Prof. Hoesein Djajadiningrat dalam artikelnya “Hari Lahirnja Djajakarta” (Bahasa dan Budaya, V (1), 1956, hal. 3-11), menyimpulkan bahwa pergantian nama Sunda Kelapa menjadi Jayakarta terjadi pada 12 Rabiulawal 933 H atau pada Senin, 17 Desember 1526.

Hal lain, malah ada pendapat yang mengatakan bahwa Hari Jadi Jakarta yaitu pada saat Bung Karno, Presiden RI pertama, mengeluarkan keputusan pembentukan pemerintah sementara Kota Jakarta.

Satu hal fakta yang jelas, bahwa hari lahir Jakarta pada dasarnya lahir karena keputusan politik yang terjadi pada 1956. Sebuah keputusan politik tentu bisa direvisi, sepanjang ada alasan kuat untuk melakukannya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s