Saat “Jemuran Baju” Menuai Kontroversi

Langkah PT KAI untuk mengganti tempat duduk di stasiun KRL menjadi model kursi sandar mulai menuai kontroversi. Penumpang KRLpun mulai mengeluhkan karena dianggap tak banyak membawa manfaat bagi penumpang KRL.

Rach Alida, salah seorang penumpang KRL juga menumpahkan kekesalannya mengenai kursi sender ini

//platform.instagram.com/en_US/embeds.jsBahkan ia juga mengajak para penumpang KRL lain untuk menandatangani petisi daring untuk menuntut pengembalian kursi seperti semula. Seperti dikutip dari Detik.com, Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro terkait dengan penggantian kursi ini pernah berkata bahwa bahkan di luar negeri peron untuk menunggu kereta karena itu mestinya tidak ada kursi. Namun, pernyataan ini juga menuai kritik pedas dari berbagai penumpang KRL. Sampai – sampai Komik Jakarta juga membuat kartun edisi khusus mengenai ini

//platform.twitter.com/widgets.js

Kami juga pernah mengadakan polling mengenai kursi sender ini, dan mayoritas meminta kursi sender ini dihilangkan

//platform.twitter.com/widgets.jsKeterangan Foto: Diambil dari sini//platform.twitter.com/widgets.js

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s